SIMAK UI Geografi 2018 dan Pembahasannya

Halo gaes, yuk belajar SIMAK UI Geografi 2018! Udah ada pembahasannya juga nih. Langsung cekidot….
1. Perbedaan flora dan fauna yang ada di Sulawesi dengan di Kalimantan dan Papua dipengaruhi oleh ….
(A) keberadaan garis Weber
(B) keberadaan garis Wallace
(C) kondisi geologi purba
(D) kondisi paparan Sunda
(E) kondisi paparan Sahul

Jawaban
Indonesia memiliki 3 wilayah persebaran fauna, yaitu:
Barat (Asiatis): wilayahnya Sumatera, Jawa, Kalimantan, contoh faunanya: harimau, gajah, badak bercula satu, dan orangutan

garis pembatas antara wilayah barat (Asiatis) dengan tengah (Peralihan): Wallace

Tengah (Peralihan): wilayahnya Sulawesi dan Nusa Tenggara, contoh faunanya: burung maleo, anoa, komodo

garis pembatas antara wilayah tengah (Peralihan) dengan timur (Australis): Weber

Timur (Australis): wilayahnya Kepulauan Maluku dan Papua, contoh faunanya: cendrawasih, kasuari, kuskus

Karena yang ditanyakan adalah wilayah Sulawesi (mewakili wilayah peralihan), Kalimantan (mewakili wilayah barat), dan Papua (mewakili wilayah timur) maka kita tidak dapat memilih hanya salah satu dari garis Wallace dan Weber.

Wilayah yang sekarang menjadi Indonesia pada awalnya yang bagian barat (Sumatera, Jawa, dan Kalimantan) menempel dengan benua Asia dan bernama paparan Sunda. Sedangkan bagian timur (Kepulauan Maluku dan Papua) dahulu menempel dengan Australia dan bernama paparan Sahul. Maka kita tidak bisa hanya memilih salah satu dari paparan Sunda ataupun paparan Sahul.
Pilihan jawaban yang paling tepat adalah kondisi geologis purba.
Jawaban: C

2. Kerusakan terumbu karang di Indonesia yang menjadi pusat segitiga terumbu karang dunia terutama terjadi di ….
(A) Perairan Raja Ampat
(B) Taman Nasional Bunaken
(C) Perairan Teluk Jakarta
(D) Perairan Teluk Tomini
(E) Taman LautWakatobi

Jawaban
Formasi terumbu karang terbesar di dunia ada di perairan Australia. Kepulauan Raja Ampat terletak di jantung pusat segitiga karang dunia (coral triangle) dan merupakan pusat keanekaragaman hayati laut tropis terkaya di dunia.
Jawaban: A

3. Peta skala 1:10.000 lebih besar daripada peta skala 1:25.000 sehingga peta 1:10.000 akan lebih ….
(A) panjang
(B) lebar
(C) banyak
(D) kecil
(E) detail

Jawaban
Peta skala 1:10.000 lebih besar daripada peta skala 1:25.000.
Contoh mudah membandingkan peta dengan skala lebih besar dengan peta skala kecil adalah membandingkan peta DKI Jakarta dengan peta Indonesia.
Peta DKI Jakarta memiliki skala yang lebih besar daripada peta Indonesia.

Jika kita mengamati peta DKI Jakarta akan terlihat wilayah Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara. Akan tetapi jika kita mengamati peta Indonesia tidak akan terlihat wilayah-wilayah bagian dari DKI Jakarta tersebut. Maka dapat dikatakan peta yang lebih besar skalanya gambarnya terlihat lebih detail.
Jawaban: E

SIMAK UI Geografi 2018

4. Estimasi lintasan badai taifun yang melanda Filipina dapat dikaji dengan menginterpretasi citra ….
(A) Landsat multitemporal
(B) NOAA multispektral
(C) QuickBird multitemporal
(D) Landsat multispektral
(E) NOAA multitemporal

Jawaban
Setiap satelit memiliki peruntukan yang berbeda-beda. Berikut nama-nama satelit beserta penggunaannya:
– Land Satelite (Landsat): digunakan untuk mengamati objek di daratan
– National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA): digunakan untuk mengamati objek di laut dan atmosfer
– Quickbird: satelit observasi bumi dengan resolusi tinggi yang digunakan untuk keperluan komersial

Untuk memperkirakan lintasan badai taifun dapat digunakan citra NOAA multitemporal.
Citra multitemporal adalah citra yang mengamati suatu objek dari waktu ke waktu untuk mengamati perubahannya. Berdasarkan data runut yang sudah ada dari terlama sampai terbaru maka dapat dibuat perkiraan lintasan badai taifun tersebut.
Jawaban: E

5. Faktor yang menentukan perbedaan kualitas air sungai di bagian hulu dan bagian hilir adalah ….
(A) curah hujan
(B) jenis tanah
(C) jenis batuan
(D) luas daerah aliran
(E) penggunaan lahan

Jawaban
Curah hujan tidak mempengaruhi kualitas air sungai, tetapi mempengaruhi kuantitasnya.
Jenis tanah dan jenis batuan pun tidak mempengaruhi kualitas air sungai selama masih dalam keadaan alami.
Luas daerah aliran akan mempengaruhi kuantitas air sungai, bukan kualitasnya.
Penggunaan lahan seperti kegiatan peternakan atau industri di sekitar sungai dapat mempengaruhi kualitas air sungai.
Jawaban: E

6. Pada tahun 2012, jumlah penduduk Kota Sambas sebanyak 493.407 jiwa dan yang berusia kurang dari 40 tahun sebanyak 360.821 jiwa. Kondisi tersebut mengindikasikan piramida penduduk ….
(A) ekspansif
(B) konstruktif
(C) regresif
(D) stasioner
(E) dinamis

Jawaban
Piramida penduduk: grafik yang menunjukkan komposisi penduduk berdasarkan umur dan jenis kelamin.
Bentuknya ada 3:
1. Piramida penduduk muda (kerucut), ciri-cirinya:
– dominan penduduk usia muda (0-14 tahun)
– kelahiran tinggi, kematian tinggi
– kelahiran > kematian
– jumlah penduduk bertambah dari waktu ke waktu (ekspansif)
– umumnya dimiliki oleh negara berkembang

2. Piramida penduduk stasioner (sarang lebah), ciri-cirinya:
– dominan penduduk usia produktif (15-64 tahun)
– kelahiran rendah, kematian rendah
– kelahiran = kematian
– jumlah penduduk tetap dari waktu ke waktu (statis)
– umumnya dimiliki oleh negara maju

3. Piramida penduduk tua (batu nisan), ciri-cirinya:
– dominan penduduk usia tua (65 ke atas)
– kelahiran rendah, kematian rendah
– kelahiran < kematian
– jumlah penduduk berkurang dari waktu ke waktu (konstruktif)
– dimiliki oleh negara maju

Pada soal dikatakan bahwa jumlah penduduk berusia kurang dari 40 tahun adalah 360.821 jiwa dari keseluruhan jumlah penduduk 493.407 jiwa. Dengan kata lain 73% penduduk berada di kelompok usia tersebut. Ini menunjukkan bahwa mayoritas penduduk tersebut berada di kelompok usia muda (0-14).
Yang memiliki ciri tersebut adalah piramida penduduk ekspansif.
Jawaban: A

SIMAK UI Geografi 2018

7. Ketahanan pangan merupakan salah satu kebijakan pemerintah saat ini. Pernyataan manakah yang salah mengenai ketahanan pangan?
(A) Ketahanan pangan merupakan ukuran kelentingan terhadap gangguan pada masa depan.
(B) Ketahanan pangan merupakan ukuran kelentingan terhadap gangguan pada saat ini.
(C) Ketiadaan suplai pangan merupakan akibat faktor kekeringan.
(D) Ketiadaan suplai pangan merupakan akibat faktor gangguan perkapalan.
(E) Ketiadaan suplai pangan merupakan akibat faktor kelangkaan bahan bakar.

Jawaban
Ketahanan pangan adalah ketersediaan pangan dan kemampuan seseorang atau suatu kelompok untuk mengaksesnya.
Ketahanan pangan bisa menjadi ukuran kelentingan terhadap gangguan pada masa depan dan saat ini adalah pernyataan yang benar.
Pemenuhan kebutuhan pangan sangat berkaitan dengan kegiatan pertanian. Pertanian dalam proses produksinya membutuhkan waktu dari masa tanam sampai panen. Apabila ada gangguan ketika masa tanam, maka hasil yang didapat ketika panen bisa berkurang. Gangguan tersebut bisa juga karena kekeringan.
Selain produksi sendiri melalui kegiatan pertanian, kebutuhan pangan juga dipenuhi dengan cara membeli dari negara lain (impor). Kegiatan ekspor impor sangat bergantung pada perkapalan. Ketika terjadi gangguan pada perkapalan, maka suplai panganpun ikut terganggu.
Kelangkaan bahan bakar menyebabkan harga bahan bakar naik. Akan tetapi hal tersebut tidak sampai menyebabkan kegiatan transportasi dan suplai pangan terhenti. Konsekuensi dari masalah ini adalah naiknya harga pangan.
Jawaban: E

8. Kearifan lokal dalam budaya masyarakat perdesaan yang dapat mengandung nilai pelestarian lingkungan adalah ….
(A) ekonomi dan politik
(B) sosial dan politik
(C) religius dan politik
(D) sosial dan ekonomi
(E) religius dan sosial

Jawaban
Kearifan lokal adalah kekayaan budaya yang dimiliki oleh masyarakat tertentu dan hanya berlaku di adat setempat.
Kearifan lokal biasanya berkaitan dengan nilai pelestarian lingkungan, kepercayaan, dan norma-norma sosial.
Contohnya hutan larangan yang berada di beberapa tempat di dunia. Hutan larangan atau Hutan terlarang adalah suatu hutan atau sebagian hutan yang tidak bisa sembarangan orang memasukinya.
Hutan larangan adalah suatu jenis hutan yang diklasifikasikan bukan berdasarkan vegetasi atau bentang alam atau hal-hal geografisnya, tetapi hutan ini diklasifikasikan berdasar nilai sakral yang diyakini oleh masyarakat sekitarnya terhadap hutan tersebut. Orang yang diperbolehkan masuk ke dalam hutan laranganpun diwajibkan untuk tidak merusak lingkungan di dalamnya.
Jawaban: E

9. Interaksi antarkota di Jepang dengan di Indonesia dan Thailand tercermin dari relokasi industri ….
(A) logam dasar
(B) kimia dasar
(C) kendaraan bermotor
(D) produk tekstil
(E) pengalengan ikan

Jawaban
Relokasi industri adalah pemindahan lokasi industri dari negara maju ke negara berkembang. Tujuan relokasi industri adalah untuk memperluas jangkauan pemasaran, memperoleh keuntungan yang lebih besar karena upah buruh yang lebih murah di negara berkembang, dan berkurangnya polusi di negara asal.

Sejak beberapa dekade lalu Jepang melakukan relokasi industri ke beberapa negara, di antaranya Indonesia dan Thailand. Kegiatan industri yang direlokasi adalah kendaraan bermotor. Sunter (Jakarta Utara) dan Karawang (Jawa Barat) adalah sebagian dari lokasi terdapatnya pabrik-pabrik mobil merk Jepang.
Jawaban: C

SIMAK UI Geografi 2018

10. Kawasan berikat Tanjung Perak di Surabaya merupakan lokasi penyimpanan barang impor dan ekspor.
SEBAB
Pembangunan kawasan berikat bertujuan untuk mengolah bahan mentah impor dan ekspor menjadi bahan jadi.

Jawaban
Pernyataan pertama benar. Kawasan berikat adalah sebuah area dibawah kewenangan lembaga pajak yang terletak di sekitar pelabuhan. Fungsi utama kawasan berikat adalah tempat menyimpan sementara barang-barang ekspor dan impor.
Pernyataan kedua salah. Kegiatan mengolah bahan mentah menjadi bahan jadi dilakukan di kawasan industri, bukan kawasan berikat.
Jawaban: C

11. Erupsi Gunung Tambora tahun 1815 telah memicu kenaikan suhu udara di muka bumi.
SEBAB
Erupsi gunung api menghasilkan debu dan partikel vulkanik ke lapisan atmosfer dan menghalangi cahaya matahari.

Jawaban
Pernyataan pertama salah. Erupsi Gunung Tambora pada tahun 1815 menyebabkan atmosfer tertutup debu dan partikel vulkanik sehingga bumi menjadi gelap dan tidak mendapatkan sinar matahari selama satu tahun. Dampak selanjutnya adalah suhu di bumi menurun, bukan meningkat.
Pernyataan kedua benar.
Jawaban: D

12. Kegiatan mitigasi bencana yang dilakukan sebelum berlangsungnya kejadian bencana adalah ….
(1) tanggap darurat
(2) penilaian kerentanan
(3) penilaian kerusakan
(4) rencana aksi

Jawaban
Kegiatan mitigasi bencana yang dilakukan sebelum berlangsungnya bencana:
(1) tanggap darurat ❌ → ini adalah upaya yang dilakukan ketika bencana sudah terjadi
(2) penilaian kerentanan ✅ → adalah rangkaian kondisi yang menentukan apakah bahaya yang terjadi akan dapat menimbulkan bencana atau tidak
(3) penilaian kerusakan ❌ → kerusakan timbul setelah terjadinya bencana
(4) rencana aksi ✅ → dilakukan sebelum menghadapi bencana
Jawaban: C
SIMAK UI Geografi 2018

13. Unsur biotik yang dominan menutup hamparan pantai selatan Papua adalah ….
(1) tanaman ubi jalar
(2) sawah
(3) pohon buahmerah
(4) mangrove

Jawaban
Pantai selatan Papua adalah salah satu wilayah persebaran bakau (mangrove) terbesar di Indonesia.
Selain di Papua mangrove juga dapat ditemukan di pantai timur Sumatera dan pantai selatan Kalimantan.
Jawaban: D

14. Pelapukan batuan di Indonesia sebagian besar terjadi secara kimiawi karena….
(1) terletak di garis Khatulistiwa
(2) amplitudo suhu harian besar
(3) kimia batuan yang asam
(4) curah hujan tahunan tinggi

Jawaban
Jenis-jenis pelapukan:
– fisik/mekanik: disebabkan perubahan suhu atau tekanan, contoh pelapukan fisik dapat ditemukan di gurun
– kimiawi: disebabkan larutan, contohnya hujan dan air laut
– organik/biologis: disebabkan makhluk hidup, contohnya lumut.

(1) terletak di garis Khatulistiwa ✅ → menyebabkan Indonesia beriklim tropis dan memiliki curah hujan tinggi
(2) amplitudo suhu harian besar ❌ → ini adalah penyebab pelapukan fisik/mekanik
(3) kimia batuan yang asam ✅
(4) curah hujan tahunan tinggi ✅
Karena yang benar adalah 1, 3, dan 4, maka jawaban yang bisa diambil adalah 1 dan 3.
Jawaban: B

15. Konsep dasar geografi yang diterapkan dalam pembangunan jaringan jalan di daerah dataran dan pegunungan adalah konsep ….
(1) pola dan keterjangkauan
(2) morfologi dan pola
(3) jarak dan diferensiasi ruang
(4) jarak dan morfologi

Jawaban
Konsep dasar geografi dalam pembangunan jaringan jalan di daerah dataran dan pegunungan:
Pola ✅ → karena berkaitan dengan susunan keruangan
Keterjangkauan ✅ → mudah/sulitnya mencapai suatu tempat
Morfologi ✅ → karena membangun di daerah dataran dan pegunungan
Jarak ✅ → perhitungannya dibutuhkan dalam membangun jaringan jalan
Diferensiasi area ✅ → karena terdapat perbedaan antara dataran dengan pegunungan
Jawaban: E

Untuk video pembahasan cek di channel youtube Ximple Education ya gaes, klik logo youtube di bawah ini:

Baca juga: SIMAK UI Geografi 2019 dan Pembahasannya

One comment

Berikan komentar

error: Konten ini dilindungi.