SIMAK UI Bahasa Indonesia 2019

SIMAK UI Bahasa Indonesia 2017

Bacaan 1

(1) Nelayan di pantai selatan Kabupaten Kebumen memilih mencari lobster selama cuaca buruk melanda perairan itu. (2) Selain harganya mahal, biaya operasional nelayan juga tidak besar karena area tangkapan lobster hanya terletak di sekitar bukit-bukit karang tepi pantai. (3) Muslimin (45), nelayan Pantai Pasir, mengatakan bahwa masa panen lobster berlangsung pada saat gelombang laut tinggi menyebabkan nelayan tidak bisa melaut. (4) Dalam sekali tangkapan, paling sedikit nelayan membawa lobster 2 kg. (5) “Untuk sekali melaut, satu perahu bisa mendapat 4-5 kg, tetapi jika sepi hanya mendapat 2 kg. (6) Bahkan, beberapa perahu bisa mendapat 7 kg,” ujarnya.

(7) Dia menuturkan bahwa pendapatan dari menangkap lobster juga lebih besar daripada ikan laut. (8) Satu kilogram bisa terjual Rp250.000,00 hingga Rp450.000,00. (9) Lobster merah dihargakan Rp250.000,00-Rp350.000,00 per kg, lobster hijau Rp250.000,00-Rp450.000,00 per kg, dan lobster mutiara Rp 600.000,00-Rp1.000.000,00 per kg.

(10) Eko Wardi (33), nelayan di Pantai Menganti, mengatakan bahwa selain nilai ekonomi lebih tinggi, jarak dan waktu tangkap lobster lebih pendek. (11) Biasanya untuk melaut, nelayan membutuhkan 20 liter solar, tetapi untuk mencari lobster, mereka hanya membutuhkan 3-4 liter. (12) Selain lobster, kata Eko, beberapa komoditi laut lainnya yang dapat dicari di daerah pinggir pantai adalah rajungan dan ubur-ubur.

16. Penulisan kata yang salah terdapat dalam kalimat ….
(A) (2)
(B) (4)
(C) (6)
(D) (11)
(E) (12)

17. Gagasan utama kalimat (2) adalah ….
(A) harganya mahal
(B) biaya operasional tidak besar karena areal tangkapan lobster
(C) biaya operasional nelayan tidak besar
(D) areal tangkapan terletak di sekitar bukit karang
(E) areal tangkapan lobster terletak di tepi pantai

18. Pernyataan-pernyataan berikut sesuai dengan isi bacaan di atas, kecuali ….
(A) hasil tangkapan lobster berkisar antara 2-7 kg sekali melaut
(B) panen lobster terjadi pada saat gelombang laut tinggi
(C) nelayan beralih mencari lobster karena hasil tangkapannya lebih banyak daripada ikan
(D) selain lobster, nelayan dapat juga mencari ajungan dan ubur-ubur di daerah pinggir pantai
(E) mencari lobster membutuhkan bahan bakar tidak sebanyak untuk mencari ikan laut

19. Kalimat yang tidak efektif dalam bacaan di atas adalah kalimat ….
(A) (3)
(B) (4)
(C) (5)
(D) (10)
(E) (11)

20. Penggunaan kata berimbuhan yang salah terdapat pada kalimat ….
(A) (1)
(B) (4)
(C) (7)
(D) (8)
(E) (9)

SIMAK UI Bahasa Indonesia 2017

Bacaan 2

(1) Peringatan Hari Raya Galungan di Kabupaten Semarang berlangsung khidmat. (2) Umat Hindu di Bumi Serasi ini menggelar persembahyangan di pura dan candi yang ada di Kabupaten Semarang, seperti yang dilakukan belasan umat Hindu di Desa Asinan, Bawen, yang menggelar persembahyangan di Candi Ngempon, Kecamatan Bergas.

(3) Ritual persembahyangan di Candi Ngempon ini memperlihatkan akulturasi budaya Jawa dan Hindu yang cukup kental. (4) Mulai dari pakaian hingga rupa-rupa sesaji menjadi persembahan. (5) Para laki-laki terlihat memakai penutup kepala blangkon, berbaju surjan warna hitam, dan memakai bawahan berupa kain jarik (batik). (6) “Karena kami di Jawa, adat-adat Jawa kami pakai. (7) Sama seperti di Bali, ikat kepala dan bajunya itu bagian dari adat, umat apa pun memakainya,” kata Pemangku Pura Tirtaloka, Dwi Yanto. (8) Sementara itu, sejumlah sesaji yang dibawa, menurutnya, merupakan warisan budaya sejak zaman Majapahit. (9) Antara lain adalah daksina atau palinggihan (tempat duduk) bagi Yang Maha Esa dan tumpeng janganan sebagai perlambang permohonan kepada Sang Hyang Widhi agar diberi seger kuwarasan (segar bugar). (10) Tidak hanya itu, kidung mantra yang dinyanyikan dalam persembahyangan ini pun menggunakan bahasa Jawa. (11) Lebih jauh lagi, dalam memaknai hari raya Galungan ini juga menggunakan sudut pandang budaya Jawa.

21. Gagasan pokok bacaan di atas adalah ….
(A) ritual persembahyangan umat Hindu pada hari raya Galungan
(B) upacara Galungan di Semarang sebagai bentuk akulturasi budaya
(C) sudut pandang budaya Jawa dalam memaknai hari raya Galungan
(D) warisan budaya Majapahit dalam wujud upacara hari raya Galungan
(E) kekhidmatan peringatan hari raya Galungan di Kabupaten Semarang

22. Kata akulturasi dalam kalimat (3) bermakna ….
(A) penyatuan
(B) peminjaman
(C) pengaruh
(D) penyerapan
(E) pembudayaan

23. Kalimat perbaikan dari kalimat (11) adalah ….
(A) lebih jauh lagi, memaknai hari raya Galungan ini juga digunakan sudut pandang budaya Jawa
(B) secara lebih jauh, memaknai hari raya Galungan ini juga menggunakan sudut pandang budaya Jawa
(C) lebih jauh, pemaknaan hari raya Galungan ini juga digunakan sudut pandang budaya Jawa
(D) secara lebih dalam, kita memaknai hari raya Galungan ini menggunakan sudut pandang budaya Jawa
(E) lebih jauh lagi, dalam memaknai hari raya Galungan ini juga digunakan sudut pandang budaya Jawa

24. Kata itu pada kalimat (10) merujuk pada ….
(A) daksina dan tumpeng janganan
(B) pakaian warisan Majapahit
(C) perlambang permohonan kepada Hyang Widhi
(D) perlengkapan ritual persembahyangan
(E) rupa-rupa sesaji

25. Simpulan bacaan di atas adalah ….
(A) kebudayaan Jawa digunakan sebagai dasar pelaksanaan upacara Hari Raya Galungan di Kabupaten Semarang
(B) ritual persembahyangan di Candi Ngempon merupakan salah satu bentuk akulturasi budaya Jawa dan Hindu
(C) pada masa silam telah terjadi interaksi antara orang Jawa yang berkebudayaan setempat dan orang Hindu dari Bali
(D) akulturasi budaya, seperti halnya dalam upacara Hari Raya Galungan di Semarang, harus dipertahankan
(E) masyarakat beragama Hindu di Semarang masih mempertahankan tradisi hasil akulturasi Hindu dan Jawa

SIMAK UI Bahasa Indonesia 2017

Gunakan Petunjuk A dalam menjawab soal nomor 26 sampai nomor 30.

26. Lingkungan kebun binatang itu dibuat untuk mempermudah gerak-gerik penguin. Mulai dari melompat masuk dan keluar air hingga bersarang dan membesarkan anak.
Kata membesarkan pada kalimat di atas memiliki hubungan makna dengan kata-kata berikut, kecuali ….
(A) merawat
(B) mengasuh
(C) menjaga
(D) menumbuhkan
(E) membimbing

27. (1) Bayangkan jika kita memasuki ruangan dan mencium aroma kue yang baru saja diangkat dari oven. (2) Lihat juga bagaimana sebagian dari kita begitu menikmati bau tanah yang baru saja tersiram hujan. (3) Bau atau aroma tertentu memang berpengaruh terhadap suasana hati. (4) Bau jeruk, misalnya, dapat mengangkat suasana hati kita. (5) Aroma lavender dapat meningkatkan kualitas tidur.
Kata berimbuhan dalam paragraf di atas yang bermakna kiasan adalah ….
(A) mencium pada kalimat (1)
(B) tersiram pada kalimat (2)
(C) berpengaruh pada kalimat (3)
(D) mengangkat pada kalimat (4)
(E) meningkatkan pada kalimat (5)

28. Kata pensil berasal dari bahasa Prancis kuno, pincel, yang berarti “kuas kecil”. Kata pensil juga berasal dari bahasa Latin penicillus yang berarti ‘ekor kecil’. Alat itu berupa sikat halus dari bulu unta. Alat itu digunakan sebelum ada kapur pensil. Biasanya, pensil ini digunakan menulis naskah pada daun lontar.
Sebelum tahun 1560-an, Grey Knotts, menentukan endapan granit.
Dua tanda baca yang salah pada paragraf di atas adalah ….
(A) tanda koma setelah pincel dan tanda petik tunggal pada ekor kecil
(B) tanda petik tunggal pada ekor kecil dan koma setelah biasanya
(C) tanda koma setelah biasanya dan tanda koma setelah 1560-an
(D) tanda koma setelah Knotts dan tanda petik pada kuas kecil
(E) tanda koma setelah kuno dan tanda koma setelah biasanya

29. (1) Salah satu tempat wisata terkenal di Indonesia adalah Wakatobi. (2) Wakatobi sudah dikenal luas hingga mancanegara. (3) Perairan yang berada di bawah segitiga terumbu karang ini memiliki macam-macam terumbu karang dan hayati tertinggi di dunia. (4) Di sana terdapat lebih dari 112 jenis karang serta 93 jenis ikan. (5) Itulah yang menyebabkan Wakatobi dijuluki surga wisata.
Kata beragam nonformal dalam paragraf di atas terdapat dalam kalimat ….
(A) (1)
(B) (2)
(C) (3)
(D) (4)
(E) (5)

30. (1) Hobbit ditemukan tahun 2003 oleh tim arkeolog yang berafiliasi dengan Arkenas. (2) Tinggi jenis manusia itu hanya 106 cm karena disebut manusia kerdil. (3) Penampakannya mirip dengan manusia yang hidup di Asia dan Afrika 1-3 juta tahun lalu. (4) Kontroversi pun kemudian muncul. (5) Sejumlah ilmuwan menyatakan bahwa Hobbit merupakan jenis manusia tersendiri, sedangkan beberapa ilmuwan lain menganggapnya bagian dari Homo erectus atau bahkan Homo sapiens yang mengalami kecacatan.
Kata sambung yang tidak tepat pada paragraf di atas adalah ….
(A) yang pada kalimat (1)
(B) karena pada kalimat (2)
(C) yang pada kalimat (3)
(D) sedangkan pada kalimat (5)
(E) bahkan pada kalimat (5)

Baca juga: SIMAK UI Bahasa Indonesia 2018 Kode 631

Main-main ke channel youtube Ximple Education ya gaes, di sana ada pembahasan soal dengan tips dan trik yang jitu.
Klik logo youtube di bawah ini:

Bimbel Online Terbaik

1 komentar untuk “SIMAK UI Bahasa Indonesia 2017”

  1. Ping-kembali: SIMAK UI Bahasa Indonesia 2016 Kode 541 - Ximple Education

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *