Beranda » Blog » Bahasa Indonesia » SIMAK UI Bahasa Indonesia 2013 Kode 332
Cari guru privat untuk UTBK 2
SIMAK UI Bahasa Indonesia 2019

SIMAK UI Bahasa Indonesia 2013 Kode 332

(1) Suku Wana adalah satu suku terasing yang mendiami hutan belantara di wilayah Sulawesi Tengah. Mereka disebut sebagai suku terasing karena wilayah mereka yang “terisolasi” dan keadaan ketidakberdayaan dari suku ini. Mereka membuat rumah dan tinggal di atas pohon. Suku ini pun enggan bertemu dengan orang luar. Mereka telah lama terisolasi dari peradaban modern.

(2) Pola hidup suku itu dipengaruhi oleh sistem adat yang dianut oleh mereka. Mereka menyandarkan hidup mereka pada hutan adat. Penyikapan mereka terhadap hutan yang dianggap sebagai petunjuk dalam menjalani hidup memberi arah hidup orangWana sehari-hari. Di luar hari-hari mengerjakan lahan kebun dan masa menuai tanaman, mereka menghabiskan hari-hari mereka di hutan tropis Cagar Alam Morowali. Bagi suku Wana, hutan menyediakan apa saja yang dibutuhkan mereka dalam hidup.

(3) Kehidupan orangWana sangat bergantung pada kearifan lingkungan alam sekeliling mereka. Oleh karena itu, mereka sangat memercayai adanya ruh (spirit) yang menjaga atau memelihara setiap jengkal tanah dan hutan. Setiap kerusakan lingkungan ataupun perubahan siklus alam yang tidak berjalan sebagaimana biasanya dipercayai sebagai tanda murkanya sang penjaga. Untuk mencegah kemurkaan para penjaga yang memelihara lingkungan, mereka memberi persembahan atau sesajen (kapongo) di setiap bukit atau bagian dari hutan ketika, misalnya, mereka akan membuka lahan ladang baru. Perlengkapan kapongo terdiri atas sirih, pinang, kapur, dan tembakau, yang diletakkan pada sebuah “rumah” yang tingginya sekitar 40–50 cm dari permukaan tanah.

Gunakan Petunjuk A dalam menjawab soal nomor 21 sampai nomor 23.

21. Kalimat topik pada paragraf ketiga dalam bacaan di atas adalah ….

  1. Perlengkapan kapongo terdiri atas sirih, pinang, kapur, dan tembakau.
  2. Suku Wana mencegah kemurkaan pemelihara lingkungan dengan memberi persembahan atau sesajen (kapongo).
  3. Suku Wana sangat mempercayai adanya ruh (spirit).
  4. Setiap kerusakan lingkungan ataupun perubahan siklus alam yang tidak berjalan sebagaimana biasanya, dipercayai sebagai tanda murkanya sang penjaga.
  5. Kehidupan orang Wana sangat tergantung pada kearifan lingkungan alam sekeliling mereka.

22. Simpulan yang sesuai untuk bacaan di atas adalah ….

  1. Suku Wana adalah suku terasing.
  2. Hutan merupakan sumber kehidupan suku Wana.
  3. Suku Wana berpegang pada sistem adat.
  4. Suku Wana tinggal di Hutan Tropis Cagar Alam Morowali.
  5. Suku Wana adalah salah satu suku yang hidup bersama dengan alam.

23. Pernyataan yang sesuai dengan isi bacaan adalah …

  1. Suku Wana terisolasi dari peradaban modern karena tinggal di atas pohon.
  2. Suku Wana sangat memedulikan kebersamaan mereka dengan alam.
  3. Setiap hari suku Wana mengerjakan lahan kebun dan menuai tanaman.
  4. Kapongo hanya disajikan ketika suku Wana membuka lahan baru.
  5. Suku Wana tidak sengaja mengisolasi keberadaan mereka terhadap peradaban modern.

Kepada anak-anak, orang berusia lanjut, serta orang dewasa yang mempunyai penyakit kronis, seperti penyakit paru obstruktif menahun, diabetes melitus, gagal ginjal kronik, sirosis hati, dan kanker sistem darah, dianjurkan imunisasi pneumokok. Juga bagi mereka yang pernah mengalami operasi limpa dianjurkan untuk menjalani imunisasi pneumokok. Pada anak, imunisasi ini perlu diberikan beberapa kali bergantung pada umur anak. Namun, pada orang dewasa cukup diberikan satu kali.

Terdapat dua macam vaksin pneumokok, yaitu vaksin polisakarida dan konjugat. Vaksin polisakarida dapat diberikan kepada anak yang berumur dua tahun, sedangkan jenis yang kedua dapat diberikan kepada anak yang usianya lebih muda. Vaksin ini menurunkan risiko penularan kuman Streptococcus pneumonia. Kuman ini, selain menimbulkan penyakit yang relatif ringan, yaitu otitis media (infeksi pada telinga tengah) dan sinusitis, dapat juga menimbulkan penyakit yang berat, seperti pneumonia, meningitis (radang otak), dan bakteriemia (kuman ditemukan dalam darah). Sebagian orang mengandung kuman ini di tenggorok dan dapat menularkan kuman ini kepada orang lain melalui batuk dan bersin.

Penyakit meningitis dan bakteriemia disebut sebagai penyakit pneumonia invasif. Meskipun pneumonia tidak tergolong penyakit invasif, angka kematiannya tinggi, terutama pada anak dan orang berusia lanjut. Sekitar 52 persen orang yang berusia lanjut yang dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo menderita pneumonia.

Gunakan Petunjuk A dalam menjawab soal nomor 24 sampai nomor 25.

24. Topik bacaan di atas adalah ….

  1. pneumonia
  2. imunisasi pneumokok
  3. vaksin pneumokok
  4. penyakit yang disebabkan kuman Streptococcus pneumonia
  5. vaksin pneumokok bagi anak-anak dan dewasa

25. Pernyataan yang tidak terdapat dalam bacaan di atas adalah ….

  1. Penyakit radang otak termasuk dalam jenis penyakit pneumonia.
  2. Anak berusia satu tahun dapat divaksinasi dengan vaksin konjugat.
  3. Jumlah pemberian vaksin pada anak-anak dan dewasa berbeda.
  4. Vaksinasi pneumokok membasmi kuman Streptococcus pneumonia.
  5. Kuman Streptococcus pneumonia dapat menyebar di dalam dan ke luar tubuh.

SIMAK UI Bahasa Indonesia 2013 Kode 332

Gunakan Petunjuk A dalam menjawab soal nomor 26 sampai nomor 40.

26. Penggunaan tanda petik tunggal (’) yang tepat terdapat pada kalimat ….

  1. “Apakah kalian dengar suara ’tok, tok, tok’ seperti orang mengetuk pintu?” tanya Ria kepadaku.
  2. Di masa itu, ada istilah ’indehoy’, yaitu berpacaran di tempat-tempat yang jauh dari perhatian orang, misalnya di taman yang rimbun atau di gedung bioskop yang gelap.
  3. ’Dia telah banyak berubah sekarang,’ kataku dalam hati ketika bertemu Kartika dalam reuni itu.
  4. Karena ciri fisiknya yang menonjol, Lesmana diberi julukan ’si jangkung’ oleh teman-temannya.
  5. Dalam tahap tersebut, pasien akan mengalami gejala ’angina’ atau “nyeri dada”.

27. Kalimat yang tidak baku di antara kalimat berikut adalah ….

  1. Di Kalimantan, macan dahan dapat ditemui di hutan hujan dataran rendah.
  2. Anggrek hitam tidak hanya berkembang biak dengan biji, tetapi juga dapat dikembangbiakkan dengan cara memisahkan umbinya.
  3. Suku Tengger di Bromo dikenal sangat berpegang teguh pada adat dan istiadat Hindu lama.
  4. Karena hidup di pepohonan, beruang madu bertelapak kaki tidak berbulu.
  5. Beruang madu dikategorikan sebagai binatang yang mudah diserang.

28. Untuk kinerja implementasi fungsi anggaran, tampaknya juga terjadi interaksi oknum internal anggota dewan dengan instansi sektoral atau dinas tertentu yang beraroma kolusi dalam rangka membesarkan anggaran sektoral dengan harapan mendapatkan imbalan atau komisi.
Gagasan utama kalimat di atas adalah ….

  1. kinerja implementasi fungsi anggaran tampaknya terjadi interaksi
  2. terjadi interaksi oknum internal anggota dewan dengan instansi sektoral atau dinas tertentu
  3. dalam rangka membesarkan anggaran sektoral dengan harapan mendapatkan imbalan atau komisi
  4. tampaknya terjadi interaksi internal dengan sektoral
  5. tampaknya juga terjadi interaksi antara oknum internal dan instansi sektoral

29. Untuk mengelola air perlu teknologi ramah lingkungan yang penerapannya akan meresapkan air sebanyak-banyaknya ke dalam tanah.
Kalimat tersebut menjadi efektif jika diperbaiki menjadi ….

  1. Untuk mengelola air memerlukan teknologi ramah lingkungan yang penerapannya akan meresapkan air sebanyak-banyaknya ke dalam tanah.
  2. Untuk mengelola air diperlukan teknologi ramah lingkungan yang meresapkan air ke dalam tanah.
  3. Untuk mengelola air, kita perlu teknologi ramah lingkungan yang penerapannya akan meresapkan air sebanyak-banyaknya ke dalam tanah.
  4. Pengelolaan air memerlukan teknologi ramah lingkungan yang dalam penerapannya akan meresapkan air sebanyak-banyaknya ke dalam tanah.
  5. Diperlukan teknologi ramah lingkungan yang penerapannya meresapkan air sebanyak-banyaknya ke dalam tanah untuk mengelola air.

30. Pengembangan obat-obatan herbal yang bisa dilakukan masyarakat dengan sangat mudah juga tidak memerlukan perizinan dan persyaratan yang rumit sehingga masyarakat lebih mudah memanfaatkannya untuk obat-obatan dan untuk meningkatkan kesejahteraan.
Inti kalimat di atas adalah ….

  1. Pengembangan obat-obatan herbal dilakukan masyarakat.
  2. Pengembangan obat-obatan herbal sangat mudah dilakukan masyarakat.
  3. Pengembangan obat-obatan herbal tidak memerlukan perizinan dan persyaratan yang rumit.
  4. Pengembangan obatan-obatan tidak memerlukan perizinan sehingga masyarakat lebih mudah memanfaatkannya.
  5. Pengembangan obat-obatan mempunyai perizinan yang memudahkan masyarakat untuk memanfaatkannya.

SIMAK UI Bahasa Indonesia 2013 Kode 332

31. Upaya mengangkat derajat kayu lantung dari kayu bakar menjadi produk kerajinan membawa Sri mendapatkan penghargaan.
Inti kalimat tersebut adalah ….

  1. Sri berupaya mengangkat derajat kayu lantung.
  2. Sri mendapatkan penghargaan.
  3. Upaya mengangkat derajat kayu lantung membawa Sri mendapatkan penghargaan.
  4. Sri mengangkat derajat kayu lantung dari kayu bakar menjadi produk kerajinan.
  5. Upaya Sri mengangkat derajat kayu lantung dari kayu bakar menjadi produk kerajinan.

32. Penderita yang mengalami kerusakan hati, ditandai selaput mata berwarna kuning, tingkat kematian lebih tinggi lagi.
Kalimat tersebut akan efektif jika diperbaiki menjadi ….

  1. Penderita yang mengalami kerusakan hati, ditandai selaput mata berwarna kuning mempunyai tingkat kematian yang lebih tinggi lagi.
  2. Tingkat kematian penderita yang mengalami kerusakan hati lebih tinggi, yang ditandai selaput mata berwarna kuning.
  3. Penderita yang mengalami kerusakan hati dengan ditandai selaput mata berwarna kuning, tingkat kematiannya lebih tinggi lagi.
  4. Tingkat kematian lebih tinggi lagi pada penderita yang mengalami kerusakan hati, ditandai selaput mata berwarna kuning.
  5. Tingkat kematian penderita yang mengalami kerusakan hati, yang ditandai selaput mata berwarna kuning, lebih tinggi lagi.

33. Penulisan kalimat yang tidak sesuai dengan EYD adalah ….

  1. Artikel yang berjudul “Sastra dan Kekuasaan” dimuat dalam majalah Horison.
  2. Ketika antre di tempat itu, Anda harus siap fisik dan mental.
  3. Acara akan berlangsung dari pukul 07.30 s.d. 11.30.
  4. Halal bihalal dilakukan di sebuah gedung mewah.
  5. Alat pandang-dengar digunakan pada acara tersebut.

34. Film yang bernuansa bulu tangkis, Tan Joe Hok, sudah dalam proses awal penggarapan.
Penggunaan kata nuansa pada kalimat tersebut tidak tepat. Kata itu lebih tepat diganti dengan kata ….

  1. suasana
  2. tema
  3. kisah
  4. konteks
  5. fokus

35. Penulisan lambang bilangan yang tepat terdapat pada kalimat ….

  1. 17 orang, termasuk 4 orang artis di dalamnya, dicokok oleh BNN dalam penggerebekan Minggu pagi itu.
  2. 252 tenaga ahli kebidanan dilatih secara intensif di balai pelatihan ini.
  3. Di masa tahun 60-an itu, ada istilah khusus untuk berpacaran di tempat-tempat yang sepi dari perhatian orang, misalnya di taman yang rimbun atau di gedung bioskop yang gelap.
  4. Sebanyak 2 per 3 anggota organisasi ini menolak pencalonannya menjadi ketua umum.
  5. Dari 39 spesies burung cendrawasih, ada yang berukuran 16 sentimeter, dan ada pula yang berukuran 125 sentimeter.

SIMAK UI Bahasa Indonesia 2013 Kode 332

36. Kata kerja berimbuhan yang dipakai secara tidak tepat terdapat pada kalimat ….

  1. Langkah-langkah kaki terdengar menaiki tangga.
  2. Para pedagang berlomba-lomba menawarkan dagangannya kepada para penumpang kereta.
  3. Aku melihatnya meniduri tempat tidurmu sehingga tempat tidurmu berantakan.
  4. Pengacara memperdengarkan rekaman suara saksi yang tidak dapat dihadiri di pengadilan.
  5. Akhirnya, dia berhasil menemukan buku yang dicarinya.

37. Dalam kaitan Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi, pemerintah seyogianya lebih tegas dalam memberikan izin membangun kawasan bisnis seperti ruko, kantor, apartemen, dan mal. Masyarakat boleh membangun, tetapi mesti dengan kriteria ketat. Halaman yang sempit tidak boleh seluruhnya ditutup. Harus ada sumur resapan dan tanaman. Sumur resapan sebetulnya sudah diatur, tetapi karena tidak ada pengawasan, siapa pun berani melanggar. Kita tentu sepakat bahwa siapa pun berhak berbisnis, siapa pun dapat membangun usaha, tetapi aturan tetap harus ditaati.
Kata-kata dalam paragraf di atas bercirikan ragam bahasa formal, kecuali ….

  1. kaitan
  2. seyogianya
  3. ruko
  4. mesti
  5. tetapi

38. Penulisan kata kerja berimbuhan yang tidak tepat terdapat dalam kalimat ….

  1. Anda boleh mengkritik kinerja saya jika ada hal yang tidak berkenan.
  2. Ternyata tidak mudah mentranskripsikan rekaman percakapan dalam bentuk kaset.
  3. Tidak mudah memengaruhi pola pikir masyarakat yang sudah tertanam sejak dulu.
  4. Penduduk sekitar TPA Bantar Gebang memprotes dibukanya kembali lahan pembuangan sampah tersebut.
  5. Masyarakat mempercayakan aspirasinya pada wakil rakyat yang terpilih.

39. Kalimat yang efektif di antara kalimat-kalimat berikut adalah ….

  1. Dari hasil survei, diperoleh data bahwa rata-rata penghasilan masyarakat sekitar Rp3.000.000,00/tahun atau berkisar Rp250.000,00/bulan.
  2. Dari wawancara mendalam terungkap untuk membiayai kehidupan sehari-hari, penduduk (yang diwakili oleh responden) harus mengeluarkan hingga mencapai 87% dari penghasilan mereka.
  3. Dari sempitnya kepemilikan lahan dengan tingkat produktivitas yang juga rendah, berakibat pada tingkat penghasilan masyarakat yang rendah.
  4. Namun karena rendahnya kapasitas petani, sebagian besar dari mereka hanya sebagai buruh tani, yang hasilnya juga belum mencukupi kebutuhan hidup mereka.
  5. Demikian pula bagi sebagian kecil petani yang memilih berwirausaha sebagai pekerjaan sampingan akan menambah kekurangan dalam upaya menutupi kebutuhan sehari-hari.

40. (1) Ketika pertama kali digunakan, uang emas dan uang perak dinilai berdasarkan nilai intrinsiknya, yaitu kadar dan berat logam yang terkandung di dalamnya.(2)____ (3) Namun, saat ini, uang logam tidak dinilai dari berat emasnya, namun dari nilai nominalnya.
Kalimat (2) dapat diisi dengan kalimat ….

  1. Kedua logam itu memiliki nilai yang cenderung tinggi dan stabil.
  2. Emas dan perak dinilai berdasarkan beratnya.
  3. Semakin besar kandungan emas atau perak di dalamnya, semakin tinggi nilainya.
  4. Kedua logam itu juga tidak mudah hancur dan tahan lama.
  5. Emas dan perak dapat dibagi menjadi satuan yang lebih kecil tanpa mengurangi nilai.

Baca juga: SIMAK UI Bahasa Indonesia 2014 Kode 511

Main-main ke channel youtube Ximple Education ya gaes, di sana ada pembahasan soal dengan tips dan trik yang jitu.
Klik logo youtube di bawah ini:
Bimbel Online Terbaik

Buku Susu Macan